Langsung ke konten utama

Burhan Saidi: NO.5 BURHAN SAIDI PARTAI PBB NO.19 CALEG DPRD DKI ...

Burhan Saidi: NO.5 BURHAN SAIDI PARTAI PBB NO.19 CALEG DPRD DKI ...: CALEG DPRD DKI DAPIL 7 JAKARTA SELATAN 2019                                                                        PARTAI PBB 19    ...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

“CABUT PERPU NO. 7 THN 2003 DAN KEMBALIKAN BULOG DI BAWAH PRESIDEN”

Mengacu pada UU No.18/2012 tentang Pangan diamanatkan bahwa pemerintah bersama masyarakat bertanggungjawab untuk mewujudkan ketahanan pangan. Dan Inpres No. 3 tahun 2012 Tugas publik Perum BULOG merupakan amanat tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Berita dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah, yang merupakan pengejawantahan intervensi pemerintah dalam perberasan nasional untuk memperkuat ketahanan pangan. Serta pernyataan PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA SUSILO BAMBANG YUDOYONO tahun 2012 bahwa: "Saya berpikir dan dapat dukungan Bulog itu harus kita revitalisasi dan fungsikan kembali dalam sejarah didirikan Bulog dulu untuk stabilisasi harga," Bulog direvitalisasi kembali fungsinya sebagai stabilisasi harga komoditas pangan yang dibutuhkan masyarakat, tidak hanya untuk beras.mengembalikan peran Bulog tersebut dan mengkaji komoditas-komoditas pangan yang akan menjadi tanggung jawab Bulog Juga pernyataan MENKO EKONOMI HATTA RADJASA tahun 2012 Hatta mengharapkan pr...

Mau dibawa kemana Pasal 33 UUD45 oleh Jokowi Jk?

Akhir akhir ini kita dihebohkan mengenai beras sintetis yang berbahan plastic.   Berbagai Media sudah menyampaikan berita tersebut di tengah tengah masyarakat.   Scopindo sebagai Organisasi yang memiliki kepebalitas dan  legalitas informasi telah memberitakan kebenaran beras berbahan plastic tersebut.   Akan tetapi hal yang sungguh mengejutkan kita adalah BPOM, bekerjasama dengan laboratorium Puslabfor Polri menyampaikan bahwa beras berbahan plastic itu hanya isu belaka dan tidak terbukti. Terus bagaimana dengan   bukti bukti yang telah banyak ditunjukkan oleh media dari berbagai temuan di daerah daerah?   Bagaimana dengan nasib mereka yang mengalami gangguan penyakit yang diakibatkan dari mengkomsumsi beras plastic tersebut? Mengapa Permerintahan Jokowi Jk masih saja menutupi semua ini?   Bahkan tidak tanggung tanggung BPOM & laboratorium Puslabfor dilibatkan untuk menyampaikan kepada masyarakat melalui konfrensi pers, tanpa menunjukkan...